Skip to main content

Posts

Backpacker Sehari di Singapore dengan Budger Super Minim

Setiap perjalanan tentu punya cerita sendiri. Begitu pula saat mendapat hadiah dari Allah bisa menjejak ke luar negeri pertama kali. Perjalanan ini jauh dari kata mewah. Hanya berbekal sedikit uang. Dengan modal doa kami berangkat, bismillah. Petualangan bermula dari Bandara Juanda dan tiba di Bandara terbaik, Changi Airport. Sssttt.. sebenarnya ini hanya transit. Tapi kami mengambil transit terlama, kurang lebih 10 jam. Jadi super hemat dan murmer. Saat di Bandara kami memberi Ezz Link, kartu ajaib untuk transportasi umum keliling Singapore.  Setelah dari bandara, dengan kereta yang saat ini sudah ada di Jakarta ini, kami menuju hotel untuk check in. Sebab waktu kami disini tidak banyak, kami hanya bersih diri dan meletakkan barang sebentar, lalu memulai perjalanan keliling Singapore. Berbekal informasi seadanya dari google, dan resepsionis hotel yang berwajah chiness kebule-bulean, kami naik bis. Saat bertanya,  dia hanya menunjukkan tulisan...

5 Ilmu yang akan Saya Pelajari di tahun 2020

Seperti ibu lainnya, saya ingin anak-anak saya menjadi para ahlul ilmu. Menjadi orang yang berilmu yang cerdas, pintar dan ilmunya bermanfaat. Berharap anak-anak menjadi seperti Imam Syafi'i yang hafal Qur'an di usia belia. Hafal hingga nomor dan letak suratnya, seperti Ustadz Adi Hidayat. Namun, Ustadz Salim A. Fillah, yang saya dengar kajiannya di YouTube kemarin,  memiliki anak-anak yang hebat seperti diatas bukanlah tentang bagaimana anaknya, tapi lihatlah bagaimana orang tua mereka mendidiknya.  Bagaimana orang tua Imam Syafi'i, Ustadz Adi Hidayah, dan orang-orang besar lainnya mendidik anak mereka. Sebagai seorang ibu rumah tangga yang faqir ilmu, rasanya memang jauh sekali antara impian dan kenyataan. Tapi setidaknya selain berdoa, saya ingin berusaha meningkatkan kualitas diri saya, sebagai seorang ibu, istri dan perempuan. Sebagai salah satu ikhtiar, saya ingin mempelajari beberapa ilmu yang sesuai dengan passion saya di tahun 2020 ini. 1. Ilmu ...

Jurnal Telur Merah Ibu Baru - Tugas Bunda Cekatan #2

Menjadi seorang ibu adalah amanah yang besar dari Allah. Karena bagaimana cara ia mendidik sang anak, akan menentukan pribadi seperti apakah anaknya nanti. Saya banyak belajar bahwa menjadi ibu tidak hanya boleh sekedar mengasuh, memberinya asi dan makanan, dan menyekolahkan. Lebih dari itu, ibu harus menjadi sekolah pertama yang berkualitas bagi anak-anak. Ya, harus berkualitas! Sebab kualitas seorang ibu akan melahirkan generasi yang berkualitas pula. Baca part sebelumnya: Jurnal Pertama Ibu Baru Seperti yang telah saya tulis di jurnal pertama, bahwa tugas pertama untuk melejitkan kualitas ibu adalah dengan identifikasi aktivitas keseharian yang bisa dan suka. Karena disanalah letak kekuatan atau kelebihan yang harus kita gali lebih. Nah, tugas kedua adalah dengan menentukan keterampilan untuk mendukung aktivitas yang bisa dan suka itu, agar kebahagiaan kita berjalan dengan "aman dan nyaman tanpa gangguan." 1. Ilmu agama 2. Ilmu parenting 3. Ilmu op...

Asam Manis jadi Ibu Baru - Review Mama's Choice Stretch Mark

Assalamu'alaikum, welcome back to daily notes.  Hari ini saya mau bercerita lagi tentang suka duka menjadi ibu baru.  Ternyata rasanya benar-benar nano-nano, ada manis, asem asinnya, alhamdulillah ga ada pahitnya sama sekali.  Manisnya sekarang hidup jadi lebih berwarna dengan kelahiran dedek 'Umar. Ada wajah polos tanpa dosa yang tiap hari mengharapkan pelukan dan ASI.  Asemnya, saya baru saja mengadari bahwa menjadi ibu memang tidak mudah. Kita harus mau berkorban banyak hal. Mulai dari waktu, yang biasanya banyak mager, sekarang  harus siap begadang. Mandi, cuci-cuci, sampai nulispun harus dilakukan dengan ekspres. Gak ada ceritanya jadi putri solo lagi.  Asinnya, ada kenangan fisik yang tertinggal setelah melahirkan, mulai segaris luka bekas operasi yang kadang masih terasa nyeri, hingga strech mark yang bikin gak ada enak di pandang mata.  Sebenarnya strech mark sudah ada sejak sebelum hamil. Makanya setelah tahu ha...

Jurnal Pertama Seorang Ibu Baru

‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘ Ibumu !’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘ Ibumu !’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘ Ibumu .’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu .'”  (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548) Selamat datang di jurnal pertama saya sebagai seorang ibu baru. Disini saya akan belajar untuk melukis pola hidup yang baik seorang ibu. Tugas para ibu, termasuk saya  adalah menemukan semua pola aktivitas harian dan membaginya. Man a yang saya suka dan bisa, mana yang suka dan tidak bisa, tidak suka dan bisa, dan juga yang tidak suka dan tidak bisa.  Semoga dengan tulisan ini para pembaca, dan terkhusus saya sendiri, menemukan bintang dan kekuatan untuk meningkatkan kualitas diri....

5 Cara Mengatasi Kulit Sensitif saat Hamil

"Mbak, hidungmu kok bengkak?" "Kok jadi hitam?" "Itu Nabila? Kok beda? Gendutan sekarang!" Begitulah respond orang-orang sekitar saat saya hamil. Perubahan fisik yang dialami hampir semua ibu hamil. Bahkan di akhir kehamilan banyak teman-teman yang tidak mengenali lagi saya. Katanya wajah dan tubuh saya sudah berubah dibanding terakhir bertemu sebelum hamil. Kali ini saya mau sharing tentang pengalaman berdamai dengan berbagai perubahan selama hamil.  Terutama perubahan kulit selama hamil yang jadi lebih sensitif. Pakai pelembab sedikit saja sudah tumbuh jerawat, sedikit-sedikit berkeringat, setelah itu langsung beruntusan. Belum lagi stretch marks yang muncul di beberapa anggota tubuh. Bagaimana cara mengatasi masalah-masalah kulit? Izinkan saya sharing pengalaman menghadapi masalah kulit ini. Saya juga akan membagi beberapa cara mengatasi kulit kering bersisik dan gatal yang mungkin juga muncul saat hamil. 1. Ketahui ...

Kisah Penantian Buah Hati Part 1

Tangisan bayi pecah beberapa menit sejak memasuki ruangan operasi. Diiringi dengan tangisan ibunya yang setengah sadar akibat efek obat bius. Setelah penantian panjang akhirnya suara tangis bayi bisa terdengar juga olehnya. Apakah ia hanya bermimpi? Ataukah ini memang sebuah jawaban dari penantian panjang selama ini? Masyaallah, tabaarakallah. Ternyata sang ibu itu adalah saya, dan saya memang tidak sedang bermimpi. Bayi yang telah dinanti selama 4 tahun lamanya itu kini telah lahir di dunia. Proses panjang itu seakan hanya hitungan detik saja. Semua terbayar dengan kebahagiaan yang begitu besar. Alhamdulillaahil-ladzii bini’matihi tatimmush-saalihaat. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala amal shalih sempurna. Kehidupan Pernikahan Menikah di usia yang belum genap 20 tahun, mungkin bagi sebagian orang terlalu dini. Tapi di usia itulah Allah menakdirkan saya bertemu sesosok laki-laki yang sangat sabar dalam menjalani kehidupan berdua. Sejak awal me...

Tempat Ibadah jadi Bersih dengan GoClean

Malam hari setelah sholat maghrib biasanya anak-anak akan berkumpul di musholla sebelah rumah untuk mengaji. Biasanya setelab sholat isya mereka kembali pulang ke rumah masing-masing. Tapi malam itu tidak seperti biasanya, anak-anak mendapat kegiatan tambahan di lantai dua musholla. Sayangnya lantai dua tidak pernah digunakan dan penuh dengan debu. Sehingga anak-anak diminta untuk membersihkan lantai atas terlebih dahulu. Bukannya malah bersih, debu-debu semakin beterbangan hingga ke lantai bawah. S aya cuma bisa sedih melihatnya, rasanya ingin ikut membersihkan rumah Allah ini. Namun kondisi kehamilan saya yang beresiko membuat saya tidak boleh kerja berat, apalagi naik turun tangga. Setelah banyak melihat status teman-teman di sosial media yang menggunakan jasa kebersihan GoClean, saya jadi tertarik. Akhirnya saya coba download aplikasi Go Life dan order GoClean. Setelah berhasil mendapatkan mitra Go Clean (sebutan untuk petugas GoClean), saya lalu menanyakan, "A...

Pengalaman Senam Hamil di RS Al-Irsyad Surabaya

Setiap ibu hamil pasti berharap sang anak lahir dengan sehat dan normal. Berbagai usaha dilakukan para ibu untuk mendapatkannya, salah satunya adalah dengan senam hamil. Sejak sebelum hamil, saya sering melihat postingan teman-teman yang melakukan senam hamil. Hal itu sukses membuat saya ingin segera hamil dan ikut senam hamil. Karena termasuk kehamilan beresiko, yakni pernah keguguran dan pendarahan saat hamil, saya akhirnya memilih untuk ikut senam hamil saat memasuki trimester ketiga. Sebelumnya saat kontrol kandungan bulan ke-6, janin saya masih sungsang. Dokter menyarankan untuk banyak menungging seperti posisi sujud. Saya lalu bertanya, "jika ikut senam hamil, gimana dokter?" "ya nggak apa," kata dokter. Setelah mendapat ACC dokter, maka sayapun semangat untuk ikut senam hamil. Setelah cari informasi lewat Google, akhirnya saya memilih RS Al-Irsyad yang jadwalnya sesuai dengan jadwal suami dan cukup dekat dengan rumah. Review Sen...

Berburu Buku Diskon di Big Bad Wolf Surabaya 2019

Sebagai seorang blogger tentu buku adalah temat akrab saya. Begitu pula dengan suami yang seorang bookworm sejak dia SD. Saking hobinya baca membuat dia satu-satunya di keluarga yang harus memakai kacamata karena minus. Saya tidak akan berpanjang lebar membahas itu. Tapi tentang kejadian beberapa hari silam. Saat saya sedang sedikit kehilangan mood, dia bilang, "ada kabar gembira!" "apa?" tanya saya penasaran. "Akan ada BBW (big bad wolf)!" Mood saya seketika berubah, gembira. Tentang Big Bad Wolf Surabaya 2019 Big Bad Wolf adalah sebuah pameran buku diskon yang mengklaim sebagai bazar buku terbesar di dunia.  Kurang lebih 3 tahun terakhir kami berdua memang tidak pernah absen dari BBW. Membaca sebuah artikel di Kompasiana, ternyata BBW masuk ke Indonesia pada tahun 2016. Waktu itu kehadiran pertama kali di Indonesia cukup menggemparkan, karena BBW menjual buku-buku import mulai dari harga 20 hingga 30 ribu. ...

Aliran Rasa Terakhir di Bunda Sayang

Ada air mata yang tertahan. Saat melihat, mendengar dan merasakan buruknya akhlak anak-anak di sekitar saya. Bicara kasar pada orang tua, tiada kesibukan selain sekolah dan bermain gadget, susah sekali disuruh sholat, dan segala perilaku yang tak layak didengar dan dilihat. Sungguh saya memang tak layak untuk menyalahkan orang tua mereka. Sebab saya belum tentu mampu jika diuji dengan anak-anak yang demikian. Sumber: Pixabay Hari ini, tepat diusia yang telah genap 24 tahun, Allah karuniakan seorang janin berusia 28 weeks. Seorang anak yang semoga Allah mampukan untuk mendidiknya, mengenalkannya pada Rabbnya. Aliran rasa ini adalah penutup dari seluruh kegiatan selama kurang lebih setahun belajar di kelas Bunda Sayang. Ada semangat untuk segera menerapkan kegiatan-kegiatan kemarin pada anak-anak. Ada rasa tak sabar untuk segera menjadi seorang "Bunda Sayang". Jika yang ada di ruang batinmu adalah harapan pada kehidupan yang kekal di kampung akhirat, I...