Skip to main content

Posts

Tips Umroh dengan Budget Minim ~ Umroh Backpacker

Siapa sih yang tidak ingin menunaikan ibadah umroh? Pasti semua Islam ingin mendapat panggilan untuk umroh. Alhamdulillah bulan Maret kemarin, Allah memanggil saya dan suami untuk berangkat ke tanah suci. Padahal waktu itu budget kami hanya cukup untuk satu orang. "Apa saya dulu yang berangkat ya?" kata saya pada suami. Masalahnya tidak ada mahram. "Apa mas aja yang berangkat duluan ya?" tambah saya. "Ah, nggak mungkin bisa bahagia mas kalo gak ada aku, hehe." Akhirnya doa semakin sering dipanjatkan. Dan, akhirnya kami memberanikan dulu untuk membayar DP umroh yang waktu itu hanya 5 juta per orang. Lalu gimana caranya supaya bisa berangkat dengan Budget yang sangat minim? Berikut beberapa Tips yang ingin saya bagi, semoga bermanfaat. Untuk tahu berapa budget yang dibutuhkan, baca:  Saat Umroh Backpacker Jadi Pilihan 1. Pastikan pakai travel backpacker yang trusted Kini, sudah banyak travel Backpacker yang banyak menjamur. Tapi ing...

Apa itu Kaftan?

Kata kaftan bagi sebagian orang mungkin masih asing, padahal model baju ini sangat sering kita pakai atau kita jumpai. Model baju  Kaftan  adalah adalah salah satu jenis pakaian yang berpotongan longgar dan panjang. Model baju ini sering disebut sebagai baju kelelawar. Penggunakannyapun beragam, mulai dipakai sebagai baju dinas atau daster ibu-ibu di rumah, hingga dipakai para artis dan sosialita di acara-acara formal. Sumber: Thinkerlust.com Sejarah Penggunaan Kaftan Kaftan berasal dari kata Persia خفتان atau ġaftān. Awalnya digunakan sebagai mantel  oleh kaum laki-laki. Berbentuk gamis panjang yang mencapai ke mata kaki. Bahannya bisa terbuat dari wol, kasmir, sutra, atau katun. Baju Kaftan ini awalnya dipakai oleh para pria pada zaman kerajaan Persia Kuno. Seiring berkembangnya zaman, Kaftan banyak dipakai oleh para wanita. Populer pertama kali di negeri Timur seperti Maroko. Lalu Apa Bedanya dengan gamis? Kaftan hampir ...

5+ Fashion Item Pria Wajib Saat Traveling

"Ma, siapin bajunya ya!" Perintah suami pada saya setiap kali hendak akan traveling, baik urusan dinas ataupun liburan bersama keluarga. Para bunda pasti juga merasakan hal yang sama, kan? Para suami akan patuh apapun pilihan outfit baju dari kita istrinya. Tentu kita harus punya ilmu karena kebutuhan sandang ini pasti sudah menjadi kebutuhan primer. Apalagi jika perjalanan keluar negeri yang mengharuskan kita menghabiskan waktu berhari-hari bahkan berminggu-minggu diluar rumah.  Berikut tips agar tidak ada barang bermanfaat luput kita perhatikan saat traveling. Perhatikan Dulu Musim dan Suhu Udara di Tempat Tujuan Tips ini sangat diperlukan sebelum kita menentukan pakaian yang dibawa. Apalagi jika perjalanan kita keluar negeri. Tanyakan dulu pada travel jika kita bergabung dalam rombongan perjalanan. Jika tidak, cari di internet atau tanyakan pada teman yang sudah pernah datang. ke daerah yang kita tuju.  Fashion Item untuk Negara Bersu...

Orang Tua Bintang dekat dengan Buku, Ilmu, dan Majelis Ilmu

Hari yang dinanti akhirnya tiba! Waktunya agenda datang di Islamic Book Fair! Saya mengajak suami yang rada ogah-ogahan. Yup, Akhir-akhir ini kami berdua memang sudah jarang bersinggungan dengan buku. Senang sekali beli dan beli, tapi setelah itu dibiarkan tergeletak. Bersama bayi-bayi, kami menikmati tiap stand buku di IBF. Senang sih meskipun hanya lihat-lihat. Efek akhir bulan, hehe. Tidak lama, kami pindah area ke perpustakaan Surabaya yang ada di depan area pameran. Pameran kali ini cukup dekat dengan rumah, di Balai Pemuda Surabaya. Sejak kecil, saya dan suami memang memiliki kesamaan hobi membaca buku. Jadi orang yang kenal dengan kami pasti tahu jika kami berdua semi-semi introvert, haha. Sama-sama suka sibuk dengan diri sendiri. Bukan orang yang rame apalagi vocal di kelas. Eits, jangan salah, tapi kami masih tetap punya banyak teman. Sebab introvert bukan berarti tidak bisa bergaul, in the some cases mereka hanya akan memproteksi diri sendiri dari lingkungan. ...

Saat Umroh Backpacker Jadi Pilihan - Perbedaan Umroh Backpacker dan Reguler

Semoga tulisan saya kali membuat para sahabat untuk semakin rindu pada baitullah. Semakin khusyuk untuk berdoa agar menjadi tamuNya. Saat dana terbatas tapi kerinduan sudah semakin membucah. Akhirnya saya memilih umroh backpacker dengan budget terhemat, hanya 16.5 juta. Awalnya saya mengira umroh Backpacker berarti kita tidak tidur di hotel alias ngemper. Tidur di masjid seperti ahlus shuffah pada zaman Nabi. Tidak disediakan makanan dan kita berangkat-berangkat sendiri, urus-urus keperluan sendiri. Ternyata saya salah. Tidak jauh beda antara umroh Backpacker dan reguler. Bahkan banyak teman-teman yang serombongan yang sudah berusia lanjut dan mereka sangat enjoy. Bahkan ada yang sudah tidak bisa jalan dan harus dituntut naik kursi roda, semoga Allah merahmati beliau. Kami memanggil beliau Mbah Ti  Meski memakai kursi kursi, anak dan menantu Mbah Ti sangat sabar membawa Mbak Ti untuk umroh. Padahal untuk menaikkan ke bus saja tidak mudah. Semoga esok, saya dan su...

Persiapan menjadi Orang Tua Bintang

Semua orang tua harus bermimpi anaknya menjadi bintang. Dan semua mimpi itu butuh proses, proses ikhtiar terbaik disertai tawakal dan kesabaran yang baik. "Persiapan menjadi Orang Tua Bintang" Part #1 Tidak semua orang tua berobsesi anak-anaknya kelak menjadi orang yang besar di dunia dan akhirat. Ada mereka yang "let if flow as a water flow". Ada yang selalu berusaha menjadi lebih baik meski mungkin dengan usaha yang terseok-seok. Ada pula yang sebelum kelahiran anak sudah mempersiapkan segala sesuatu dengan usaha dan kerja keras yang sangat baik. Apapun keunikan kita sebagai orang tua, tentu kita ingin memberikan "yang terbaik untuk anak". Tentunya dengan berobesesi minimal mereka jadi anak yang jauh lebih baik dari orang tuanya. Mengapa kita harus berobsesi? Tidak boleh biasa-biasa dalam mendidik anak? Sebab sejarah mengukir tinta emas, bahwa orang-orang besar, yang namanya harum di dunia dan langit ialah berawal dari proses pendidikan ...

Kisah Diambilnya Anak, Umroh, dan Segala Hadiah dari Allah

Percayalah, bahwa takdir Allah selalu indah bagi orang-orang yang bertakwa. Tugas kita hanya taat dan terus istiqomah dalam ketaatan. Jangan pernah putus asa untuk terus berdoa dan terus berprasangka baik pada Allah.  Jauh sebelum menulis banyak tentang Memori Umroh 2019, izinkan saya berbagi tentang hikmah yang saya alami di tahun 2018.  Saat saya mendapatkan kebahagiaan dengan amanah yang dititipkan Allah di rahim saya. Semoga sekelumit hikmah yang akan saya bagi menjadi penyemangat bagi calon-calon ibu lain yang masih berjuang untuk menjadi seorang ibu. Karena saya yakin saya tidak sendiri.  Kembalinya Anak yang Dinanti pada Allah Masih terlukis dalam blog ini beberapa kisah bahagia di awal-awal kehamilan. Betapa 3 tahun ternyata waktu yang Allah berikan hingga akhirnya merasakan menjadi calon ibu.  Tapi takdir menggaris tintanya.  Qadarullah wama sya'a fa ' ala  ~ Allah telah menakdirkan segala sesuatu, dan Dia berbuat menurut apa ...

Aliran Rasa Bermain Bersama Anak untuk Menstimulus Matematika Logis

Assalamu'alaikum sahabat pembaca,  Kali ini saya mau membagikan daily Quote atau daily reminder yang saya dapatkan dari menyelesaikan tantangan "Bermain bersama Anak".  Banyak hikmah yang terserah dari aktivitas pembelajaran ini. Rasa yang mengendap saat melakukan game tantangan ini: 1. Meskipun Allah belum mengamanahkan hadirnya buah hati, bukan berarti kita berhenti berkarya, bukan berarti berhenti untuk belajar menjadi ibu yang baik. 2. Kebahagiaan itu tidak akan hadir jika kita selalu fokus pada kekurangan. Sungguh tidak akan bahagia jika kita terus sibuk mengeluhkan.  3. Allah itu Maha Adil, jika Allah memberikan kita sebuah kekurangan, Allah pasti juga menitipkan kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Jadi, jangan menyerah, banyak orang yang mungkin menginginkan kehidupan sepertimu.  Tiada kekata lain yang bisa saya sampaikan, selain sebaris doa.  Semoga Allah hadirkan keberahan pada tiap aktivitas yang kita lakuka...

Tips Kirim Barang Cepat dan Aman ala Paxel, Satu Hari Sampai!

Siapa yang hampir tiap hari harus kirim dan terima barang? Berada di era digital ini membuat kita selalu kirim dan terima barang. Mulai dari belanja online, bisnis online shop hingga kirim parcel atau hadiah. Sebagai istri saya pun hampir tiap bulan terima barang lewat online.  Packaging yang Tepat Tidak jarang saya mendapatkan paketan yang rusak atau bahkan hilang hanya karena packaging yang tidak tepat. Waktu itu obat yang dikirim kepada saya hanya menggunakan kertas atau map coklat dokumen. Alhasil, bukannya mendapatkan obatnya, saya malah mendapati paketan saya sudah bolong. Kalau sudah begitu, siapa  yang disalahkan? Teman-teman juga pernah punya pengalaman hal yang serupa?  Nah, sebelum kita mengirim barang pastikan ilmu packaging sudah kita miliki. Inilah mengapa Paxel sering mengajari para pebisnis online yang menggunakan jasa delivery paket .  Misalnya saat mengirim barang yang pecah belah atau rawan rusak, pastik...

Menstimulus Anak Suka Matematika #3

Bahagia itu saat anak-anak sering menyatakan kalau mereka suka dengan matematika. Apa sih rahasianya? Tentu dengan memberikan pengalaman menyenangkan saat mereka belajar matematika. Lalu kenapa ya kita dulu kok paling benci dengan matematika? Jawabannya karena pengalaman kita saat belajar matematika mayoritas adalah pengalaman buruk. Hayo? Iya apa iya? Hehe.. Kalo saya sih iya, hehe #ngaku Nah, kali ini saya ingin membagi ide permainan untuk menstimulus anak suka Matematika. Bagaimana caranya? Yuk, mulai. Tujuan permainan : Anak memahami cara mengukur berat benda. Ternyata di kurikulum Mas Bilal (kelas 2 SD) sudah diajarkan tentang perbedaan satuan, mulai kg, gram, dll. Padahal kadang anak-anak jarang tau apa fungsi itu semua. Bahan: - Timbangan dapur - Alat-alat tulis Cara Bermain: Ajak mereka untuk mengeksplorasi berat benda-benda di sekitarnya. Kenalkan apa itu gram dan kg. Keseruan: Keseruan adalah saat mereka bisa membaca alat ukur dengan tepat. Kit...

Ide Menstimulus Matematika Part #1 - Bermain dengan Kartu

Hari pertama saya mengawali dengan melatih konsentrasi anak-anak. Tujuannya sederhana yaitu menjumlahkan angka puluhan. Alat yang digunakan: 2 jenis kartu.Pertama berisi satu lingkaran  dan jenis kedua kartu berisi 2 lingkaran. Cara bermain: 1 lingkaran dalam kartu berisi 10 poin. Maka anak-anak harus menjumlah lingkaran dari beberapa kartu yang kita berikan. Misal kita beri 2 kartu berisi 2 lingkaran. Maka mereka harus menjumlah: 20+20=40 Ingat! Satu lingkaran bernilai 10. Mulai! Anak-anak kita bagikan dua kartu terlebih dahulu. Kemudian kita berikan kesempatan untuk melakukan penjumlahan dengan 2 kartu yang kita berikan. Misalnya 2 kartu berisi titik kartu titik 1 dan kartu dengan jenis titik 2 maka mereka harus menjawab dengan angka 10 + 20 yaitu 30. Selanjutnya kita bisa mulai variasi dengan tingkat yang lebih sulit yaitu menggunakan memberikan kartu 3 sampai 5 kardus sekaligus. Tugas mereka harus menjumlahkan semua poin. Rewards: Anak yang berhas...