Skip to main content

Posts

...Eksis? Yuk...

Bismillahirrahmannirrahim. Eksis.. Harus narsis dong... Yihui.. Guys, sapa lagi sih remaja di dunia ini yang gak pengen eksis. Keberadaannya diakui oleh lingkungan disekitarnya.  Ih... mau dong kayak kamu.. eksis abis..

Saat Aku Harus Mencintai

“Assalamu’alaikum. Mau kemana dik?” tanyaku seraya menebarkan senyum pada wanita anggun di depanku ini. “Wa’alaikumsalam. Mmmm... Mau kesana. Mari...” katanya, tergesa. Kemudian dalam hitungan detik tak terlihat bayangannya. Hatikupun segera saja merindukannya. Merindukan wajahnya yang selalu teduh.

Sebuah Romansa Cinta

Tersebutlah seorang pemuda... Berjuang mati-matian untuk membela komitmen untuk tidak menjalani sebuah cinta tanpa ada ikatan suci. Seorang wanita terpaksa meluruhkan air matanya karena ia tetap dalam prinsipnya meskipun ia sebenarnya jatuh hati pula. Hingga hari bahagiapun tiba. Allah menghadiainya sebuah romansa istemewa yang dibalut pernikahan suci. Keindahahan cintapun ia alami lebih daripada apa yang dikatakan oleh teman-temannya yang mengiming-iminginya cinta semu. Karena rangkaiannya cintanya, dan seorang bidadari yang selalu menguatkannya, kini ia bisa merangkul dunia dan menikmati indahnya iman yang selalu ada di hatinya. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.~Ar-Rum:21

SECERCAH CAHAYA

#Kisah Inspiratif            Secercah cahaya  menelusup masuk melalui lubang-lubang kecil di ruang sempit yang kutinggali. Hanya sesekali saja hembusan angin mau menyapa kamarku ini. Malam memang benar-benar menyelimuti bumi. Akupun yakin semua makhluk di bumi ini sedang terlelap. Kecuali sebagian kecil, termasuk aku.             Aku benar-benar sadar, perbuatanku sendirilah yang telah membuatku berada disini, di tempat dengan cahaya yang hanya remang-remang. Berkawan dengan nyamuk, menggigil kedinginan jika hujan, dan tak mampu bebas menghirup udara segar. Persis seperti di pengasingan, meskipun berlebihan. Namun harus kuakui bahwa karena kesalahanku sendiri, aku kini berada di jeruji besi. Ya, aku kini sedang dibui.             Namun perlu kuberitahukan padamu, bagaimanapun juga keadaanku saat ini, sun...

Memetik Muncup di Tengah Liburan

Liburan, mau ngapain? Bismillahirrahmannirrahim..             Libur   telah tiba. Libur telah tiba. Libur telah tiba. Hatiku gembira... Tidak hanya lagu seorang penyanyi cilik   itu saja yang kita tahu, namun karena saat ini kita telah sampai pada penghujung semester. Artinya... kita akan liburan! Ya liburan, hati kita senang mendengar kalimat itu. Ujian baru saja kita lewati, raport akan mulai kita tampani J . Sudah saatnya kita mempersiapkan berbagai hal untuk mengisi liburan.              Eitttss... Apakah kita belum mempersiapkan diri memasuki masa ujian? Atau malah sudah memastikan kita akan berbosan-bosan ria dengan liburan ini? Wah... kalau begitu, yuk kita dengarkan syair ini... Semestinya hijau itu masih menabur Semestinya tulang daun itu masih bergantung Semestinya embun masih mengaliri permukaannya Semestinya... Daun itu...

Karena Masih Kecil

   Karena telah sampai pada waktu yang tepat, tadi siang saya ‘membeli’ SIM. Kita tahu apa yang dilakukan disana, banyak diantara kitapun berasumsi bahwa hal itu hanya sebagai formalitas belaka. Datang, membayar, tes, dan hasil ujian SIM. Jika tidak lulus maka tak sedikit kita mengambil jalan pintasnya.    Karena berada di sekolah negeri, saya ikut SIM kolektif   bersama dua puluh lebih teman-teman. Setelah diberi pengarahan singkat, ada sedikit ‘kecelakaan’. Ketika ditanya oleh petugas berapa biaya untuk mengurus SIM C, dengan serentak menjawab,    “Dua ratus ribu.” Meskipun ada seorang yang tahu dan menjawab harganya seratus ribu rupiah, karena kalah suara, ya jadilah petugas itu marah, akhirnya kamipun hanya bisa melihat senyum kecut dari guru kami yang dipanggil ke ruang teori.    Saya hanya warga negara biasa yang tidak memiliki kewenangan apapun, namun saya berhak untuk menyoroti sendiri apa-apa yang saya lihat tadi. Saat men...
JIKA AKU MENJADI KUPU-KUPU Aku akan terbang ke menuju ke Guru TIKku.. Untuk membawa sepucuk tugas yang tak sempurna Kuucapkan, "Assalamu'alaikum..."

Adikku... Come to me...

            Saya tergelitik untuk menulis judulnya ini setelah mendengar penuturan salah seorang adik tentang pengalamannya saat MOS di sekolah negeri. Dia bertengakar dengan teman sekelasnya! Yang membikin heboh warga sekolahnya. Masalahnya simple, waktu itu temannya membuka-buka tas adikku tanpa izin dengan alasan meminjam gunting. Karena tidak terima, adikku memarahinya, dan seketika tangan temannya telah mendarat di pipinya. Jadilah, sebuah baku hantam tak terelakkan.              Siapapun tentu ingin memiliki adik yang hebat, sholeh, keren, penurut lagi (lengkap dah). Tahukah bahwa seorang kakak ternyata sangat berpengaruh untuk membentuk kepribadian sang adik. Mau tahu, intip yuk... Kali ini penulis akan membagi tips agar adik-adik kita memjadi seperti kita, eits.. maksudnya jadi anak yang sholeh, cerdas, dan keren! 1.      Kita jadi ...